Kekaguman yang Tak Pernah Memudar ..

Beberapa bulan belakangan,

aku bertemu, berkenalan atau berada dalam keadaan yang membuatku lebih dekat dalam komunikasi dengan beberapa perempuan lagi.



Pertemuan itu, perkenalan itu, kedekatan itu membuat aku mudah untuk mengagumi mereka ..




Hanya saja beberapa hari ini,

kekagumanku memudar.

Aku hanya merasa kekagumanku pada mereka adalah pada aspek yang fana ,

lagi dan lagi,

kefanaan rasa.

Tak cukup untuk memovitasiku,

tak luas seperti ambisiku,

yang ingin damai harmoni ..



Di titik itu pula,

aku kembali teringat sosok seseorang,

yang pernah aku kagumi,

lantas aku menyerah,

karena aku takut menyakiti dan tersakiti dengan kekagumanku itu ..



Aku memikirkan tentang

quotes yang dibagikan oleh salah satu temanku.

Nafsu mengatakan perempuan itu cantik karena rupa dan kecantikanya ..

Akal mengatakan perempuan itu cantik karena ilmu dan kepintarannya ..

Dan hati mengatakan perempuan itu cantik karena akhlaqnya ..


Kalimat yang membuat aku sadar dan

rasanya aku harus mulai bisa memilah,

kekagumanku

bersumber dari mana,

terletak pada apa.



Sejak aku mulai merasa deg-degan ketika mendekati perempuan,

memang yang silih berganti aku kagumi adalah tentang rupa dan ilmunya ..

Sehingga begitu banyak perempuan yang cantik bagiku.

aku kagumi, aku sukai,

yang kini rasanya aku mulai sadar

bahwa mereka adalah tercantik versi nafsu dan akalku ..



Tapi kembali lagi,

tentang dia ..

Begitu sederhana ..

Begitu cantik,

versi hatiku ..


Mengamatinya dari jauh, mendengarnya dari jauh ..

Dan aku tak pernah punya niatan untuk mendekatinya lebih jauh ..

Karena aku kagum ..

kagum yang berbeda.

Aku tak ingin mencorengnya ..

Aku tak ingin merusaknya,

Aku ingin sekali menjaganya dengan aku tak berusaha mengakrabinya ..



Aku bahkan tak pernah cukup berani untuk sekadar membayangkan wajahnya dalam imajinasiku ..

Aku tak mau mendengar apa saja prestasi yang sudah ia peroleh dari studinya, dari perjalanannya, dari apapun itu ..

Aku tak mau, Aku tak peduli itu,

Aku tak peduli rupanya, wajahnya, prestasinya, pola pikirnya, kekaayaan ilmunya.


 Aku justru merasa,

itu semua hanya akan memudarkan kekagumanku ..


 
pictures : picsart.com by Rosy


Aku ingin membiarkan

kekaguman ini tak pernah memudar ..



Sejak sebulan belakangan aku berusaha menjauhi segala tanda tanya tentangnya ..

aku rasa saat ini aku harus benar-benar berusaha memperjuangkanya.

sosok yang ku rasa  dan ku yakini sekali lagi

Tercantik versi hatiku ..



Memperjuangkanya

tentu dengan versi dan caraku



Memperjuangkannya

dengan memperbaiki diriku,


agar kelak aku siap membimbingnya,



dan terpenting tentu

Aku ingin selalu,


mendoakannya ... 

Comments

  1. Open my mind again . Alhamdulillahi jazakaillahu Khoiro

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jazakillahu khoiro kunjungannya mba. Wah ko bisa nyasar dimari mba hhe.

      Delete
  2. Alhamdulillah jazakallahu khoiro kang..

    ReplyDelete

Post a Comment