Teknik Murojaah (Mengulang Hapalan Al Quran)

Muroja’ah berarti mengulang kembali pelajaran yang telah lewat.

Jika dimaksudkan dalam konteks Tahfizh Qur'an, maka Muroja'ah dapat diartikan sebagai mengulang dan menderes kembali hafalan Qur'an yang sudah pernah dihafalkan.

Muroja’ah adalah bagian terpenting dalam menghafalkan Al Qur’an.

Bahkan seorang yang sudah hafidz (sudah khatam 30 juz) pun masih harus terus memuroja’ah hafalannya untuk menguatkan dan memantapkan hafalannya.

Muroja'ah merupakan amalan andalan bagi para Hafidz, dan juga sebagai bagian kegiatan yang memang wajib dilakukan. 

Terdapat ancaman bagi orang yang hafal Al Qur’an kemudian lalai terhadap hafalannya (tidak mau muroja’ah) sehingga lupa.

gambar : sahabathaq.com

Syekh  Abdul Aziz Ridwan berkata dengan mentisir ucapan guru beliau di Makkah :

سر الحفظ فى المراجعة
Artinya : rahasia hafal (benar-benar hafal) adalah dalam muroja’ah.


Berkata pula Syekh Kholil Busthomi : “Orang yang hafalannya pernah dimuroja’ah total 100 kali tentu berbeda dengan orang yang hafalannya pernah dimuroja’ah 50 kali, padahal suratnya sama”.


Begitulah pentingnya muroja’ah dalam proses kita menghafal maupun setelah kita selsesai menghafal, maka muroja’ah pun perlu teknik yang tepat sehingga muroja’ah benar-benar terprogram dan rutin sehingga dapat sukses.


Pada bagian pertama ini, terlebih dahulu kita akan membahas salah satu teknik muroja'ah.

Muroja’ah terbagi menjadi 3 bagian, dan dapat menjadi lebih dalam keadaan tertentu yang akan dijelaskan berkikutnya, namun bagian muroja’ah yang tetap/ permanen adalah 3 bagian, yaitu :

  • Muroja’ah Wajib. 
Muroja'ah wajib adalah kategori muroja’ah yang berisi juz Al Qur’an yang sudah berhasil dikhatamkan, dengan target minimal 1 juz per hari dan berjalan terus secara kontinyu tiap hari dengan perputaran juz yang dideres. 


Contoh : anda memilki 3 juz yang masuk dalam kategori ini, maka hari ini anda muroja’ah juz pertama, besok juz kedua, besoknya lagi juz ketiga, kemudian berputar lagi dari juz pertama.


  •  Muroja’ah Juz Baru. 
Murojaah Juz Baru adalah kategori muroja’ah yang berisi juz yang sedang dalam penghafalan, sehingga hafalan yang baru didapat kemarin juga termasuk dalam kategori ini.


  • Muroja’ah Hafalan Baru. 
Murojaah hafalan baru adalah ategori muroja’ah yang berisi hafalan sedang dihafal hari itu juga, tujuannya untuk mengumpulkan hafalan-hafalan baru yang didapat di tiap sholat.


Catatan : bagi pemula yang hafalannya belum melebihi 1 juz, berarti muroja’ah hanya terbagi 2 yaitu Muroja’ah Juz Baru dan Muroja’ah Hafalan Baru.


Bersambung ...
dipetik dari : sahabathaq.com

Comments