Kisah Ica, Pemudi Penghafal Quran yang Wafat di Pelukan Ayahanda


Tidak ada pertanda apapun yang mengisyartakan kepergiannya dari dunia fana.

Pada kamis dini hari itu, ia masih melakukan aktivitasnya seperti biasa.
Ia bangun di sepertiga malam untuk qiyamullail serta sahur untuk persiapan berpuasa.
Ia memang terbiasa bangun malam dan berpuasa senin kamis.

Selesai sahur, ia bersiap lantas bergegas untuk melaksanakan salat subuh secara berjamaah di Masjid yang dekat dengan rumahnya.
Sepulang sholat subuh, ia meminta ayahnya untuk menyimak muroja’ah hafalan Qurannya.
Namun tiba-tiba, ia merasa kurang enak badan dan pusing. Lantas ia segera memeluk ayahnya.

Dalam pelukan sang ayah, ia meminta ayahnya untuk menuntunnya mengucap kalimat syahadat. Setelah itu pula ia langsung merebahkan diri dan meninggal dunia.

Ica pun meninggal dunia setelah mengucap kalimat syahadat, saat sedang muroja’ah hafalan Al Quran dan berpuasa senin kamis.

MaasyaaaAllah.


.....
Aisyah Bahar, akrab dipanggil dengan nama Ica, adalah sarjana terbaik angkatan 2012 alumni Fakultas Peternakan Universitas Hasanudin.
Ica juga merupakan anggota dari Komunitas Tahfizh Sahabat Haq di forum akhwat.

Pada hari itu, ia punya rencana untuk mulai pertama kali bekerja sebagai laboran di Laboratorium Reproduksi Ternak Unhas.

Perempuan itu memang sebelumnya sering mengeluh sakit kepala. Ia sudah pernah ke dokter namun tidak divonis penyakit apapun.

Allah telah berencana lain. Ia meninggal sekitar pukul 06.30 WITA saat sedang muroja’ah hafalan Quran bersama ayahnya.
Ia kemudian dimakamkan di Makasar, Kamis (4/01/2018).


Innaa lillahi wa Innaa ilaihi Rooji'uun.

.....
Mengutip hadits riwayat Bukhori, Rasulullah bersabda : “Sesungguhnya amalan itu tergantung dengan khotimahnya (penutupannya)”.

Dalam Riwayat Tirmidzi, Rasulullah bersabda : “Ketika Allah menghendaki kebaikan kepada hambanya, maka Allah akan menggerakkannya". Para Sahabat pun bertanya “Bagaimana Allah akan menggerakkannya?”. Rasulullah menjawab : “Allah akan memberinya taufiq untuk mengerjakan kebaikan tepat sebelum wafatnya”.

Semoga Allah menjadikan wafatnya ica sebagai husnul khotimah.

Kami pun menyaksikan wafatnya ica sebagai wafat yang baik.

Semoga Allah memberikan ketabahan untuk keluarga dan kerabat.
Semoga Allah memberikan hikmah dan pelajaran untuk kita semua.

Cukuplah kematian sebagai Nasihat.
Kita akan segera menyusulnya. Dapatkah kita khusnul khotimah ?
Semoga Allah mengizinkan.

Comments